Kontak Kami

( pcs) Checkout

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu, Minggu & Hari Besar Tutup
AL Quran Digital Pen Rp. 350,000 AL Quran Digital Pen Rp. 350,000 AL Quran Digital Pen Rp. 350,000 AL Quran Digital Pen Rp. 350,000 AL Quran Digital Pen Rp. 350,000
Beranda » Artikel Terbaru » 0812 9594 3596 Harga Alquran Warna

0812 9594 3596 Harga Alquran Warna

Diposting pada 22 Juli 2017 oleh admin
mushaf alquran

Mushaf Al-Quran Daliyah A6 Rp. 35,000

mushaf alquran

Mushaf Al-Quran Aliyah Khusus Wanita Rp. 59,000

 

Harga Alquran Warna – Al-Quran memberikan dorongan yang besar untuk memahami sejarah dengan secara adil, objektif dan tidak memihak.Dengan demikian kultur sains Islam sepenuhnya mengambil ide dari Al-Qur’an sehingga umat Muslim kapabel membikin sistematika penulisan sejarah yang lebih mendekati landasan penanggalan astronomis.

Al-Quran tidak turun secara sekalian dalam satu waktu melainkan berangsur-cicil agar meneguhkan diri Rasul. Menurut sebagian ulama, ayat-ayat Al-Quran turun secara berangsur-angsur dalam kurun waktu 22 tahun 2 bulan 22 hari; dan ada pula sebagian ulama lain yang beranggapan bahwa Al-Quran diwahyukan secara berangsur-angsur dalam kurun waktu 23 tahun (dimulai pada 22 Desember 603 M). Para ulama membagi masa turunnya ini dibagi menjadi dua periode, yaitu periode Mekkah dan periode Madinah yang menyusun penggolongan surah Makkiyah dan surah Madaniyah

Periode Mekkah berlangsung selama 12 tahun masa kenabian Rasulullah S.A.W dan surah-surah yang turun pada waktu ini termasuk surah Makkiyyah. Sementara periode Madinah yang dimulai sejak peristiwa hijrah berlangsung selama 10 tahun dan surah yang turun pada kurun waktu ini disebut surah Madaniyah. Ilmu Al-Quran yang membahas mengenai latar belakang maupun sebab suatu ayat atau sebagian ayat Al-Quran diturunkan disebut Asbabun Nuzul.

Penulisan Al-Quran dan perkembangannya

Penulisan ayat-ayat Al-Quran dikerjakan serta diselesaikan oleh nabi Muhammad SAW yang merupakan seorang Arab dan Allah yang mengumpulkan serta menyusun bacaan Al-Quran agar kemudian nabi Muhammad SAW meniru bacaan tersebut. Pertanggung jawaban isi Al-Quran berada pada Allah SWT, karena kemurnian dan originalitas Al-Quran dijamin oleh Allah. Sementara itu beberapa pakar tafsir beranggapan bahwa transformasi Al-Quran menjadi teks dikala ini tak dipecahkan pada zaman nabi Muhammad, namun pengerjaan pembentukan Al-Quran berlangsung dalam rentang waktu lama semenjak masa Khulafaur Rasyidin hingga khalifah Utsman bin Affan.

Masa Nabi Muhammad SAW

Berdasarkan riwayat para pakar tafsir, saat Nabi Muhammad masih hidup, terdapat sebagian orang yang ditunjuk untuk menulis Al Qur’an yaitu Zaid bin Tsabit, Ali bin Abi Talib, Muawiyah bin Abu Sufyan dan Ubay bin Kaab. Teman yang lain juga sering kali menuliskan wahyu tersebut walau tak diperintahkan. Media penulisan yang digunakan dikala itu berupa pelepah kurma, lempengan batu, daun lontar, kulit atau daun kayu, pelana, potongan tulang belulang binatang. Di samping itu banyak juga sahabat-sahabat lantas menghafalkan ayat-ayat Al-Quran sesudah wahyu diturunkan.

mushaf al quran

Halaman dalam

mushaf al quran

halaman dalam

 

 

 

 

 

 

 

 

Pemerintahan Abu Bakar

Pada masa kekhalifahan Abu Bakar, terjadi beberapa pertempuran (dalam perang yang diketahui dengan nama perang Ridda) yang mengakibatkan tewasnya beberapa penghafal Al-Quran dalam jumlah yang signifikan. Umar bin Khattab yang dikala itu merasa amat kuatir akan kondisi tersebut lantas minta terhadap Abu Bakar untuk mengumpulkan seluruh tulisan Al-Quran yang saat itu tersebar di antara para sahabat. Abu Bakar seketika memerintahkan Zaid bin Tsabit sebagai pimpinan pengerjaan tugas tersebut. Setelah pekerjaan tersebut selesai dan Al-Quran terangkai secara rapi dalam satu mushaf, hasilnya diserahkan terhadap Abu Bakar. Abu Bakar menaruh mushaf tersebut sampai beliau menghembuskan nafas terakhir selanjutnya mushaf tersebut diserahkan ke Umar sebagai khalifah berikutnya dan selanjutnya mushaf dikuasai oleh buah hatinya yakni Hafshah yang juga istri Nabi Muhammad.

Kekhalifahan Utsman Bin Affan

Pada masa pemerintahan khalifah ke-3 yakni Utsman bin Affan, terdapat keragaman dalam sistem pembacaan Al-Quran(qira’at) yang disebabkan oleh adanya perbedaan dialek (lahjah) antar suku yang berasal dari tempat berbeda-beda. Bersamaan ini memunculkan kekhawatiran Utsman sehingga ia mengambil kebijakan untuk membuat sebuah mushaf standar (menyalin mushaf yang dikontrol Hafsah) yang ditulis dengan sebuah variasi penulisan yang baku. Standar tersebut yang kemudian diketahui dengan istilah sistem penulisan (rasam) Utsmani yang dipakai hingga dikala ini.

Menurut dengan acuan ini, semua mushaf yang berbeda dengan standar yang diwujudkan diperintahkan untuk dibinasakan. Dengan proses ini Utsman berhasil mencegah bahaya laten terjadinya perbedaan di antara umat Islam pada masa mendatang dalam penulisan dan pembacaan Al-Qur’an.

Menurut Syaikh Manna’ Al-Qaththan dalam Mahabits fi ‘Ulum Al Qur’an, keterangan ini menunjukkan bahwa apa yang dilaksanakan Utsman telah disepakati oleh para sahabat. Demikianlah selanjutnya Utsman mengirim utusan kepada Hafsah untuk meminjam mushaf Abu Bakar yang ada padanya. Lalu Utsman memanggil Zaid bin Tsabit Al-Anshari dan tiga orang Quraish yaitu Abdullah bin Az-Zubair, Said bin Al-Ash dan Abdurrahman bin Al-Harits bin Hisyam. Beliau memerintahkan mereka supaya menyalin dan memperbanyak mushaf dan jika ada perbedaan antara Zaid dengan ketiga orang Quraisy tersebut, hendaklah ditulis dalam bahasa Quraish sebab Al Qur’an turun dalam dialek bahasa mereka. Setelah terdapat keterangan bahwa aksen bahasa yang dipergunakan di Al-Quran adalah dialek Arab murni.

Sesudah mengembalikan lembaran-lembaran asli terhadap Hafsah, Utsman mengirimkan tujuh buah mushaf ke Mekkah, Syam, Yaman, Bahrain, Bashrah, Kufah, dan Madinah (mushaf al-Imam). (Sumber Wikipedia)

Berpedoman kepada keaslian Al Quran, kami sebagai penjual Al Quran yang salah satunya berasal dari penerbit Al Quran terkenal dari kota Bandung yakni Penerbit Jabal yang  sudah berhasil mendistribusikan ribuan Al Quran ke seluruh Indonesia

Kami menyediakan Mushaf Al Quran dalam beberapa golongan sebagai berikut

  1. Mushaf Al Quran Per Kata

    1. Mushaf Per Kata Tajwid A4
    2. Mushaf Per Kata Tajwid A5
    3. Mushaf Per Kata A4
    4. Mushaf Per Kata A5
  2. Mushaf  Wanita

    1. Mushaf Halimah
    2. Mushaf Hafsah
    3. Mushaf Halimah
    4. Mushaf Raihan
    5. Mushaf Sabrina
    6. Mushaf Aisyah Cover Kulit
    7. Mushaf Aqilah
    8. Mushaf Aliyah
    9. Msuhaf Nafisah
    10. Mushaf Salsabil
    11. Mushaf Shofiyah
    12. Mushaf Daliyah
    13. Mushaf Wafa
    14. Mushaf Yasminah
    15. Mushaf Aisyah
    16. Mushaf Marwah
    17. Mushaf Wardah
    18. Mushaf Muslimah
  3. Mushaf Al Quran Tanpa Terjemah

    1. Mushaf Al Hikmah A4
    2. Mushaf Al Hikmah A5
    3. Mushaf Al Hikmah A6
    4. Mushaf Ar-Rohman
  4. Mushaf  Terjemah dan Tafsir

    1. Mushaf Al Azhar Cover Kulit
    2. Mushaf Al Azhar A5
    3. Mushaf Madinah Cover Kulit
    4. Mushaf Madinah
    5. Mushaf Mufassir Terjemah dan Tafsir A4
    6. Mushaf Mufassir Terjemah dan Tafsir A5
    7. Mushaf Mufassir Terjemah dan Tafsir A6
    8. Mushaf Terjemah dan Tajwid Magnet A6
    9. Mushaf Terjemah dan Tajwid Resleting A6
    10. Mushaf Al-Azhar
    11. Mushaf Terjemah dan Tajwid A5

Hubungi 0812 9594 3596, 0852 8245 6034 untuk info mengenai produk Al Quran ini

Click link berikut ini untuk info produk Al Quran https://www.youtube.com/watch?v=vyb6vmr8Ytc

Bagikan informasi tentang 0812 9594 3596 Harga Alquran Warna kepada teman atau kerabat Anda.

0812 9594 3596 Harga Alquran Warna | Hiasan Dinding Rumah, Hiasan Dinding Vintage

Komentar dinonaktifkan: 0812 9594 3596 Harga Alquran Warna

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
SIDEBAR